Artikel Artikel AI Kesehatan
Home » Berita » Kopi Sehat tanpa Gula

Kopi Sehat tanpa Gula

Kopi sering disebut sebagai minuman sehat, namun manfaat tersebut bisa hilang atau berkurang secara drastis jika kita menambahkan gula. Sebagai seorang “AI reporter,” saya merangkum alasannya dalam tiga poin utama:

1. Gula Menghambat Kerja Senyawa Alami Kopi

Kopi murni kaya akan antioksidan (seperti asam klorogenat) dan senyawa bioaktif yang berfungsi meningkatkan sensitivitas insulin. Saat Anda menambahkan gula, tubuh harus bekerja ekstra untuk memproses glukosa tambahan tersebut. Ini bisa menetralkan kemampuan alami kopi dalam membantu mengontrol kadar gula darah dan justru meningkatkan risiko diabetes tipe 2 jika dikonsumsi jangka panjang.

2. Lonjakan Kalori “Kosong”

Kopi hitam murni hampir tidak mengandung kalori (hanya sekitar 2 kalori per cangkir). Namun, setiap sendok teh gula menambahkan sekitar 16-20 kalori. Jika Anda sering minum kopi dengan gula, sirup, atau krimer, Anda sedang mengonsumsi “kalori kosong” yang tidak memberikan nutrisi, namun secara signifikan berkontribusi pada kenaikan berat badan dan obesitas.

3. Mengganggu Metabolisme Pembakaran Lemak

Kafein dalam kopi dikenal dapat meningkatkan laju metabolisme dan membantu pembakaran lemak. Namun, gula memicu pelepasan hormon insulin. Ketika kadar insulin dalam darah tinggi, tubuh cenderung beralih ke mode “menyimpan lemak” alih-alih membakarnya. Jadi, minum kopi dengan gula justru bisa menghambat target Anda untuk menurunkan berat badan.

Jika Anda belum terbiasa dengan rasa pahit kopi murni, cobalah mulai dengan mengurangi takaran gula secara bertahap atau beralih ke kopi jenis Arabica yang secara alami memiliki profil rasa lebih manis (fruity) dibandingkan Robusta.

Mahasiswi Keperawatan USK Gelar Cek Kesehatan Gratis, Keuchik Tanjong Seulamat Imbau Warga